Telan Rp 4 Triliun, NICE Jadi Proyek Terbesar Agung Sedayu Group

Source:

National International Convention Exhibition (NICE) di jantung Central Business District (CBD) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 disebut-sebut sebagai pengembangan terbesar Agung Sedayu Group atau ASG.

General Manager (GM) Sales & Marketing Spike Activation ASG Maya Gustiana, menuturkan, saat ini progres proyek tersebut hampir tuntas.

“Kalau daerah PIK 2 itu yang memang lagi sekarang proyek pembangunan yang paling besarnya itu ya si Nusantara International Convention Exhibition. Saat ini lagi proyeknya almost completed (hampir rampung),” ucap Maya, usai konferensi pers Indomaret Run 2025 di PIK 2, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Bahkan, diperkirakan akan ada banyak acara-acara besar yang diselenggarakan di NICE pada November mendatang. Sejauh ini, baru Hall A dan B yang sudah rampung. Namun, dipastikan pembangunan Hall C tuntas Oktober ini.

Profil NICE

Pusat konvensi dengan nilai investasi Rp 4 triliun tersebut digadang-gadang menjadi magnet baru bagi industri MICE, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dikembangkan melalui kerja sama antara Agung Sedayu Group dan Salim Group, kompleks MICE ini diharapkan menjadi landmark baru di kawasan PIK2.

Also Read:   RI 'Kalah' Telak, Pertumbuhan Ekonomi Malaysia Meroket 14,2%!

NICE berdiri di atas lahan seluas 40 hektar dan menghadirkan lebih dari 130.000 meter persegi ruang acara.

Fasilitas yang tersedia meliputi 11 hall pameran, gedung konvensi berteknologi tinggi, ruang rapat modern, serta area terbuka luas yang dirancang sesuai standar global.

Kawasan tersebut juga dilengkapi dengan area retail dan food and beverages (F&B) yang mendukung ekosistem bisnis, budaya, hingga hiburan dalam satu lokasi.

Sebelumnya, NICE sempat menarik perhatian publik lewat pertunjukan The Dancing Cranes pada September 2024. Acara ini menjadi penanda fase konstruksi struktur proyek NICE dimulai.

Recommended Articles

Top Portfolio Widget