Harga Divestasi Saham Vale (INCO) di Rp 3.050
Kesepakatan terkait divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akhirnya rampung, yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian definitif pada Senin (26/2/2024). Harga divestasi saham INCO sebesar Rp 3.050 per saham.
“Rp 3.050 (per saham),” tegas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, usai seremoni penandatanganan perjanjian definitif terkait divestasi saham Vale Indonesia (INCO).
Perjanjian definitif tersebut diteken Vale Canada Limited (VCL), MIND ID, dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM). Berdasarkan perjanjian, Vale Canada dan Sumitomo Metal Mining melepas 14% saham INCO kepada MIND ID.
Adapun total 100% saham INCO mencapai 9.936.338.720 saham. Dengan melepas 14%, jumlahnya sebanyak 1.391.087.420 saham. Alhasil, dengan harga Rp 3.050 per saham, nilai divestasi saham INCO mencapai Rp 4,2 triliun.
Sebelumnya, PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID menguasai 20% saham INCO. Sedangkan Vale Canada memiliki 43,79% saham dan Sumitomo Metal Mining memegang 15,03% saham.
Setelah transaksi divestasi, MIND ID mengantongi 34% saham INCO yang menjadikannya sebagai pemegang saham terbesar. Sedangkan Vale Canada dan Sumitomo Metal Mining masing-masing memiliki 33,9% dan 11,5%. Sisanya 20,6% saham dipegang publik.
Vale Canada akan menerima dana tunai setara US$ 160 juta saat penutupan transaksi, yang diperkirakan terjadi sebelum akhir 2024. Transaksi itu untuk memenuhi persyaratan utama bagi INCO untuk memperpanjang izin pertambangannya melalui penerbitan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
“Fokus kami kini beralih untuk mewujudkan potensi pertumbuhan PT Vale (INCO) di masa depan. Dengan hubungan internasional kami yang kuat dengan mitra industri terkemuka, pembuat mobil, dan OEM, Vale Base Metals memiliki posisi yang unik untuk memenuhi permintaan mineral penting yang terus meningkat untuk transisi energi global,” kata Chair Vale Base Metals (VBM), Mark Cutifani dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Vale Base Metals, Deshnee Naidoo berharap dapat bekerja sama di bawah struktur kepemilikan saham baru yang seimbang. “Vale Base Metals tetap berkomitmen untuk mengembangkan peluang di regional untuk produksi nikel rendah karbon, tembaga, dan logam penting lainnya untuk transisi energi,” pungkasnya.










